Yayasan Hidayatul Athfal
Madrasah Tsanawiyyah Salafiyyah 
"HIDAYATUL ATHFAL"
Selamat Datang di Situs Resmi MTs S Hidayatul Athfal

Menurut Al-Qur’an anak dikelompokan kepada empat tipologi

  1. Anak sebagai perhiasan hidup di Dunia (QS. 18:48)

Anak adalah perhiasan dala hidup rumah tangga. Al Quran mengatakan, “harta dan anak-anak adalah perhiasan kehidupan dunia, namun amal yang kekal dan sholih adalah lebih baik pahalanya disisi Tuhanmu serta lebih baik untuk menjadi harapan (QS:18:46)”

Anak berfungsi memperindah suatu keluarga. Sepasang suami istri merasa rumah  tangganya belum lengkap karena belum memppunyai anak. Pasangan suami istri selala merasa krang sempurna keidupannya, apabila mereka tidak mempunyai anak. Keindahan rumah tangga kurang bersinar dan ceria tanpa kehadiran seorang anak.

0
0
0
s2sdefault

"Allah SWT. telah mewahyukan kepada Daud a.s. dengan firmanNya: Wahai Daud, perumpamaan dunia itu laksana bangkai, dimana anjing-anjing berkumpul mengelilinginya, menyeretnya kesana kemari. Apakah engkau suka menjadi seekor anjing, lalu ikut bersama mereka menyeret bangkai itu kesana kemari? Wahai Daud berlemah-lembutlah dalam perkataan dan sederhanalah dalam berpakaian. Ketenaran namamu di khalayak orang ramai tidak akan serupa selama-lamanya dengan apa-apa yang diperoleh di akhirat." (Hadis Qudsi riwayat al-Madani di dalam kitabnya).

Dari sejarah atau kisah para Nabi, nama Daud a.s. sudah begitu akrab di telinga kita. Beliau adalah termasuk di antara para nabi yang mesti kenali. Nabi Daud a.s. ialah ayah kepada Nabi Sulaiman a.s. yang asal-usul keturunannya bersambung sampai kepada Nabi Ibrahim al-Khalil a.s. Beliaulah yang menerima kitab Zabur dari Allah SWT. (Q.S. al-Isra; 55).

0
0
0
s2sdefault

Jika lebih dicermati, maka sebenarnya Indonesia ini bukan negara miskin, melainkan lebih tepat disebut sebagai negara yang secara ekonomis belum merata. Kesenjangan itu di mana-mana terjadi dan jarak antara yang miskin dan mereka yang kaya, kadang sedemikian jauh. Sementara orang menguasai sumber-sumber ekonomi, sedangkan sebagian banyak lainnya tidak memiliki akses, sehingga kemudian mereka menjadi miskin.


Keadaan seperti itu, jika pemerintah tidak melakukan langkah-langkah strategis yang sekiranya dapat menanggulangi, atau setidak-tidaknya mengurangi ketimpangan itu, maka kesenjangan akan semakin jauh. Rakyat yang miskin dan tidak berdaya, sepanjang hidup akan hanya menyaksikan orang-orang kaya yang sehari-hari menikmati kekayaannya. Bahkan orang miskin dan lemah secara ekonomi itu akan tereksploitasi oleh orang kaya. Mereka yang miskin itu bekerja dengan gaji rendah hanya untuk kepentingan orang kaya.

0
0
0
s2sdefault

Hikmah

Link Terkait

Indonesian Arabic English German Japanese Russian

Pengunjung

002650
TodayToday4
YesterdayYesterday7
This WeekThis Week39
This MonthThis Month171
All DaysAll Days2650

Photo Galleries

1 2 3
  • Ekstrakulikuler_9
  • Ekstrakulikuler_8
  • Hifal_8
  • Ekstrakulikuler_7